Dr. Azhari pergi, kini ada Dr. Fauzi….


Dokter Fauzi, orang yang rumahnya diketahui kerap dikunjungi oleh tersangka teroris yang tewas di Pamulang, merupakan satu anggota jemaah Abu Jibril. Hal ini terungkap dari penuturan Rahman yang merupakan Sekretaris RT dan tokoh masyarakat sekitar.

“Kami memang tahunya Pak Fauzi itu (anggota) jemaahnya Abu Jibril. Sudah lama, sejak Abu Jibril belum ditangkap. Sudah sekitar setahun lalu,” ujar Rahman, Selasa (9/3/2010) di Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang Barat.

Ia mengatakan, warga memang sudah tahu bahwa dokter Fauzi dan keluarga adalah anggota jemaah Abu Jibril. Meski Muhammad Jibril yang merupakan anak Abu Jibril sudah ditangkap sebagai tersangka teroris, dia mengatakan bahwa dokter Fauzi juga tidak mengendurkan kegiatannya di antara jemaah Abu Jibril.

Rahman mengatakan, warga menduga bahwa beberapa orang berjubah dan orang yang diduga teroris itu merupakan anggota jemaah Abu Jibril yang datang bertamu ke rumah dokter Fauzi. Walau demikian, warga menurutnya tak sekalipun curiga karena orang-orang tersebut hanya datang bertamu dan tak pernah melakukan aktivitas yang mencurigakan. “Paling-paling hanya shalat berjemaah saja di masjid At Taqwa dekat rumah Pak Fauzi. Itu juga biasa-biasa saja,” tuturnya.

Meski demikian, ia mengaku bahwa sejak bergabung dengan jemaah Abu Jibril, dokter Fauzi agak menjadi tertutup dengan kegiatan keagamaannya dengan warga. “Tapi enggak terlalu banyak berubahnya. Soalnya, dia juga aktif dalam kegiatan RT yang lain. Misalnya kalau hari-hari nasional atau acara RT yang lain dia juga suka ikut bantu. Soalnya dia kebetulan juga orang punya,” tuturnya.

Seperti diberitakan, dalam penggerebekan di Gang Asem, Jalan Setiabudi, Pamulang Barat, dua orang yang diduga tersangka teroris tewas ditembak di tempat. Keduanya diketahui beberapa kali datang ke rumah dokter Fauzi. Sementara ini, dokter Fauzi dan keluarga tengah diamankan untuk dimintai keterangan oleh polisi. Rumahnya pun sudah dipasangi garis polisi.

About Den Bagoes

Satu detik waktu ke depan, adalah sebuah angan... Satu detik waktu berjalan, meraih sebuah kenyataan.... Satu detik waktu kebelakang, tinggalah sebuah kenangan.... Manfaatkanlah waktumu...

Posted on 9 Maret 2010, in Berita Lokal, Hukum & Kriminal and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: