Dukun cabul ala PANSUS…


Yang bisa melenceng dari tujuan semula ternyata bukan saja Pansus Bank Century, tapi juga dukun cabul bernama Munari, 40. Awalnya dia mengobati murid-murid SD kerasukan setan. Eh, akhirnya dia sendiri yang “kesetanan” sehingga menyetubuhi Ny. Ida, 28, tetangga sekolah dengan dalih pengobatan.

Pansus angket Bank Century semula bertujuan melacak ke mana larinya uang Negara Rp 6,7 trilyun itu. Tapi pada akhirnya, terlalu banyak kompromi politik di sana-sini, sehingga tujuan akhirnya malah melenceng mau memakzulkan Presiden SBY. Dukun cabul Munari dari Lampung ini ternyata begitu juga. Awalnya dia dapat order menyembuhkan sejumlah muris SD Kasui Tanjungkarang yang kesurupan. Tapi begitu melihat Ny. Ida yang cantik dan putih, selesai mengobati pasien dia malah menyetubuhi istri Ridwan, yang bertempat tinggal dekat sekolah tersebut.

Munari yang tinggal di kampung Tanjungkurung Lama, Bandar Lampung, selama ini dikenal sebagai paranormal. Beberapa hari lalu diperoleh kabar bahwa sejumlah murid SD Kasui Tanjungkarang kerasukan setan. Maka dukun Munari pun didatangkan. Benar juga, berkat keahlian komat-kamitnya, para setan yang mengganggu murid-murid bisa diusir tanpa minta ganti rugi sepeserpun. “Tubuh manusia bukanlah rumah dinas, jadi jangan coba-coba kalian kuasai,” kata dukun Munari yang terkontaminasi berita TNI mengambil-alih rumah dinas yang dikuasai para keluarga purnawirawan.

Selesai mengobati pasien dan terima honor tentunya, dukun Munari istirahat sejenak di rumah sebelah sekolah. Menyaksikan istri tuan rumah saat menghidangkan minuman, dia mendadak terpana. Edaaaaan, perempuan ini cantiknya selangit. Bodi seksi, kulit putih bersih, betis mbunting padi. Mendadak para setan yang tadinya merasuk tubuh murid SD, kini ganti merasuk ke dalam tubuh Munari. Kata setan kemudian secara serentak: sikat saja Bleh, Ny. Ida memang layak dikeloni dan perlu!

Maka ketika pemilik rumah, tuan Ridwan menemani ngobrol-ngobrol, tanpa sungkan lagi Munari berbisik. “Maaf Pak, sepertinya istri Anda ini sudah sekian lama dihuni jin. Kalau tak keberatan, saya bisa mengusirnya,” katanya dengan mimik serius. Keterkenalan tamunya sebagai paranormal, langsung saja membuat Ridwan setuju. Apa lagi dalam hal pengobatan ini, Munari bilang bahwa semuanya secara gratis, tidak dipungut bayaran sepeserpun.

Mengingat pengobatan itu harus dilangsungkan malam hari, daripada tanggung, sengaja Munari bermalam di rumah Ridwan. Sekitar pukul 22.00, prosesi pengobatan itu berlangsung. Anehnya, saat terapi dijalankan, Ridwan selaku suami sama sekali tidak boleh menyaksikan. Katanya, jin yang menghuni tubuh dan jiwa Ny. Ida tidak suka dengan campur tangan atau intervensi pihak ketiga. “Saya nggak mau suami Ida mempengaruhi kerjasama kita….,” kata jin yang hendak bernegosiasi dengan Munari.

Ny. Ida pun diterapi di dalam kamar pribadinya, dari sana prosesi lalu diteruskan ke kamar mandi yang menyatu dengan kamar tersebut. Dalam kondisi terhipnosis, bini Ridwan sama sekali tak keberatan ketika diminta bugil. Begitu pula ketika diminta melayani hubungan intim bak suami istri, Ny. Ida juga hanya bertekuk lutut dan berbuka paha saja. Selesai “terapi” yang dilanjutkan “jumenengan”, keduanya keluar dari kamar mandi. Malam itu Munari yang sudah “entuk-entukan” menginap di rumah Ridwan dengan membawa sejuta mimpi indah dan seronoknya.

Esuk paginya setelah dukun Munari pulang, Ridwan menanyakan pada istrinya, bagaimana reaksi pengobatan semalam. Apanya yang reaksi, kalau “ereksi” memang ada. Lalu berceritalah Ny. Ida bla bla bla…..tentang segala gaya pengobatan dukun Munari. Mendengar cerita bininya, tentu saja Ridwan terkejut alang kepalang. Dia segera melapor ke Polsek Waykanan hari itu juga, dan beberapa jam berikutnya dukun Munari dicomot dan masuk dalam sel. “Nggak tahulah, kenapa setan yang saya usir malah berbalik arah masuk ke tubuh saya….,” kata sang paranormal pada petugas.

Dukunnya ketularan penyakit pansus, sih….!

About Den Bagoes

Satu detik waktu ke depan, adalah sebuah angan... Satu detik waktu berjalan, meraih sebuah kenyataan.... Satu detik waktu kebelakang, tinggalah sebuah kenangan.... Manfaatkanlah waktumu...

Posted on 1 Maret 2010, in Berita Lokal, Hukum & Kriminal and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: