Boediono Klarifikasi Pernyataan JK


KOMPAS.com — Sehari setelah kesaksian mantan Wapres Jusuf Kalla di Pansus Hak Angket Century, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang juga Wapres RI, Boediono, langsung mengklarifikasi isi kesaksian Jusuf Kalla.

Menurut Boediono sebelum pemilik Bank Century Robert Tantular ditangkap, BI sudah mengajukan status pencekalan terhadap Robert Tantular dan pengurus Bank Century lainnya kepada Menteri Keuangan seraya mempersiapkan kasus hukumnya.

“Pak JK memang ingin Robert Tantular ditangkap ketika pada tanggal 25 November saat saya bersama Menkeu Sri Mulyani dan Deputi Gubernur BI Siti Fadjrijah bertemu Jusuf Kalla (saat itu Wapres RI) di Istana Wakil Presiden,” ujar Boediono kepada pers yang menyertai kunjungan kerjanya sambil makan malam bersama di hotel tempatnya menginap di Balikpapan, Kaltim, Jumat (15/1/2010) malam.

“Tapi saya berpendapat landasan hukumnya harus disiapkan dulu. Hari itu juga BI mempersiapkan dan menyampaikan laporannya kepada kepolisian,” sambungnya.

Selanjutnya, kata Boediono, berkas-berkas BI itu yang menjadi dasar tindakan kepolisian terhadap Robert Tantular.

Ditanya apakah makna penjelasan ini terkait dengan kesaksian Jusuf Kalla kemarin di Pansus Hak Angket Century di Gedung DPR, Boediono mengelak menjawab. “Saya cukup memberikan penjelasan saja. Saya tidak mau berkomentar lagi,” katanya.

Sebelumnya, Boediono menyatakan ingin memberikan pernyataan terkait posisinya sebagai mantan Gubernur BI. Boediono menegaskan komitmennya tetap terhadap masalah hukum kepada siapa pun yang menyelewengkan Bank Century.

Lebih jauh Boediono mengatakan pada tanggal 20 November 2008 dalam rapat tidak resmi di Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK), pihaknya sudah menyampaikan tentang permintaan pencekalan terhadap Robert Tantular dan pengurus Bank Century lainnya.

Bahkan, menurut Boediono, dalam instruksinya secara internal kepada BI, Boediono mengaku pernah menyatakan bahwa Robert Tantular harus mempertanggungjawabkan banknya. “Bilamana perlu, sampai celana kolornya,” katanya.

Boediono menambahkan, pada tanggal 24 November 2008 pada rapat KSSK, pihaknya juga menyampaikan bahwa BI sedang menyiapkan kasus hukum terhadap Robert Tantular.

Robert Tantular harus mempertanggungjawabkan banknya. Bilamana perlu, sampai celana kolornya.

<!–/ halaman berikutnya–>

About Den Bagoes

Satu detik waktu ke depan, adalah sebuah angan... Satu detik waktu berjalan, meraih sebuah kenyataan.... Satu detik waktu kebelakang, tinggalah sebuah kenangan.... Manfaatkanlah waktumu...

Posted on 16 Januari 2010, in Hukum & Kriminal, Politik and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Terkait kasus Bank Century Wakil Presiden Boediono bakal di-impech anggota dewan.. Mungkinkah itu terjadi!!???

    Bagaimana proses dan mengapa Impechment itu terjadi…

    Bukan suatu hal yang mustahil, jika ditemukan sejumlah alat bukti yang kuat terjadinya pelanggaran hukum seperti dugaan tindak pidana korupsi/suap, pengkhianatan terhadap Negara, melakuakan tindak pidana berat dengan anacaman hukuman lebih dari 5 tahun serta melakukan perbuatan tercela lainnya impechmant biasa dilakukan.

    Prosesnya…

    Apabila panitia Khusus ( pansus) menemukan bukti pelanggaran yang cukup kuat hal tersebut diatas, Pansus akan membawa kasus tersebut untuk disampaikan ke Rapat Paripurna DPR untuk diambil pendapat. Rapat Paripurna membahas fakta yuridis tentang pelanggaran yang terjadi. Untuk bisa di teruskan sebagai perkara impechment atau bukan , Dibutuhkan dukungan suara 2/3 atau sekitar 374 dari 2/3 anggota yang wajib hadir .

    Kemudian DPR akan mengangkat jaksa khusus untuk membantu mendakwa Presiden dan Wakil Presiden ke Mahkamah Konstitusi.

    Setelah itu Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pemeriksaan pendahuluan, tanggapan Periden dan/ Wakil Presiden, pembuktian oleh DPR, pembuktian oleh Wakil Presiden, penyampaian kesimpulan oleh DPR dan Presiden, pengucapan putusan.

    Proses impechment membutuhkan waktu relatif lama. Panitia Angket sekitar dua bulan, pengadilan khusus di MK sekitar tiga bulan, kemuadian impechment di MPR harus dilakukan satu bulan setelah ada permohonan DPR.

    itulah proses yang akan dilakukan Wakil Presiden Boediono jika terbukti bersalah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: