Waah Inisiator di Hotel Dharmawangsa akan ditangkap…


Beredar isu di lapangan, para aktivis yang menjadi inisiator mempertemukan tokoh-tokoh nasional akan ditangkap. Terutama, mereka yang menjadi inisiator pertemuan di Hotel Dharmawangsa.

Seperti diberitakan INILAH.COM, bahwa hari Sabtu, 5 Desember 2009, dikabarkan ada pertemuan beberapa tokoh nasional di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Di samping itu, Sabtu 5 Desember 2009, beredar resume pertemuan di Hotel Dharmawangsa ke milis. Isinya tentang skenario penggulingan pemerintahan SBY. Milis ini diberi judul Resume Pertemuan di Hotel Darmawangsa.

Di dalamnya disebutkan bahwa telah ada pertemuan di Hotel Dharmawangsa. Yang mengejutkan, beberapa nama tokoh penting disebut dalam resume itu. Mereka adalah Prabowo Subianto, Surya Paloh, Suryopratomo, Syafii Maarif, Din Syamsudin, Jusuf Kalla, Yudi Latif, Fajroel Rahman, Ray Rangkuti.

Namun, beberapa nama yang disebut-sebut ikut pertemuan Dharmawangsa sudah membantah. Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia membantah adanya pertemuan tersebut. Ray menuding ada pihak-pihak yang ingin memecah belah atau melemahkan elemen masyarakat.

Satu lagi peserta atau inisiator yang diduga ikut dalam pertemuan itu, Din Syamsudin mengatakan tidak mengetahui pertemuan tersebut.

“Kalau ada yang menyebut saya hadir adalah fitnah, dan pembohongan publik,” ujar Ketua umum PB Muhammadiyah ini.

Saat INILAH.COM melakukan cross-chek di Hotel Dharmawangsa, petugas hotel mengatakan bahwa tidak ada pertemuan tokoh pada hari Sabtu, 5 Desember 2009. Malah, yang ada pada hari itu adalah acara pesta pernikahan.

”Wah, kita tidak tahu kalau ada pertemuan tokoh. Hari ini (Sabtu, 5/12) memang ramai karena ada pernikahan,” kata seorang pegawai hotel.

Memang, belum jelas tentang kebenaran pertemuan itu. Beberapa orang yang disebut hadir dalam pertemuan itu membantah. Seperti mantan wapres JK, Din Syamsuddin dan beberapa nama tokoh lain.

Yang heboh, belum reda isu tentang pertemuan Dharmawangsa, saat ini beredar lagi isu akan adanya penangkapan terhadap para aktivisi yang menjadi inisiator pertemuan para tokoh.

Isu ini diduga terkait dengan pidato Presiden SBY yang mencurigai adanya gerakan untuk mejatuhkan kepresidenan. Seperti diketahui, tidak hanya satu kali Presiden SBY mengatakan dirinya akan digoyang oleh pihak-pihak tertentu.

Pada Jumat 4 Desember 2009 lalu, SBY mengaku mendapatkan informasi pada 9 Desember akan ada gerakan sosial bermotif politik.

“Tapi saya dapatkan motifnya bukan itu. Tapi, motif politik itu yang tidak berkaitan dengan korupsi,” ujar SBY.

Presiden SBY kembali mengungkapkan kembali kecurigaan adanya gerakan penjatuhan dirinya. Kali ini, di hadapan kader Partai Demokrat pada rapat pimpinan nasional ketiga di Jakarta Convension Centeru, Minggu 6 Desember 2009 lalu.

“Saya telah mengetahui bahwa rencana Gerakan 9 Desember sesungguhnya mempunyai motif lain, yaitu motif politik, yang tidak mempunyai semangat pemberantasan korupsi,” ungkap ketua dewan pembinan PD ini.

Saat INILAH.COM, mengkonfirmasi ke Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar membantah kepolisian akan menangkap para peserta Dharmawangsa ini. “Jangan percaya rumor,” pungkasnya.

About Den Bagoes

Satu detik waktu ke depan, adalah sebuah angan... Satu detik waktu berjalan, meraih sebuah kenyataan.... Satu detik waktu kebelakang, tinggalah sebuah kenangan.... Manfaatkanlah waktumu...

Posted on 8 Desember 2009, in Hukum & Kriminal, Politik and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Temperatur makin tinggi dan gerah, efek rumah kaca..hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: