Parah… Istriku “Ngamar” dengan Pak Kades!


Diduga berselingkuh, Rs (60), seorang kepala desa di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, tertangkap basah di dalam kamar sebuah hotel di wilayah Sengkaling, Kecamatan Dau. Saat itu, Rs sedang bersama istri orang lain, Id (32), yang juga masih keponakannya.

Celakanya, perbuatan tak terpuji itu dipergoki suami Id sendiri, Dk (37). Dk menangkap basah dugaan perselingkuhan itu karena curiga dengan tindakan istrinya. Perbuatan dugaan selingkuh itu terjadi pada siang bolong, 1 Agustus 2009 lalu. Namun, entah mengapa hal itu baru dilaporkan Dk ke Polres Malang, Minggu (1/11).

“Kami sudah menerima laporan tersebut. Senin siang kemarin, dia (Id) sudah kami mintai keterangan. Namun, soal dugaan perselingkuhan atau perzinahan, itu masih dalam proses penyelidikan kami,” kata Kasat Reskrtim Polres Malang AKP Kusworo Wibowo SH, melalui Kanit 1 Aiptu Sutiyo SH, M Hum, Selasa.

Kasus ini mencuat karena Dk tak terima dengan perbuatan istrinya yang diduga main serong. Meski Rs masih paman istrinya, perbuatannya dianggap oleh Dk telah merusak rumah tangganya. Dk menduga, mereka sudah lama menjalin hubungan khusus. Namun, selama ini Dk tak punya bukti.

Terbongkarnya dugaan perselingkuhan itu bermula saat ponsel Id berdering. Saat itu, Id yang tengah di rumah bersama suaminya menerima telepon dengan suara dilirihkan. Karena gelagat aneh itu, Dk curiga.

Sesaat seusai menerima telepon, Id langsung pamitan pergi. Melihat Id pergi dengan terburu-buru, Dk diam-diam mengikutinya. Dk hampir tak percaya karena istrinya masuk ke sebuah hotel di wilayah Sengkaling, Batu.

Begitu istrinya masuk ke sebuah kamar hotel, Dk berusaha menahan emosinya meski merasa dikhianati istrinya. Beberapa menit kemudian, Dk yang merasa dikhianati istrinya itu mendobrak kamar hotel tersebut. Begitu pintu kamar terbuka, Dk nyaris tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Sebab, istrinya ternyata di dalam kamar hotel dengan Rs, yang tak lain pamannya sendiri. Tak jelas, bagaimana kondisi Id dan Rs sewaktu dipergoki Dk di dalam kamar hotel tersebut. Yang jelas, sempat terjadi perang mulut.

*Kompas

About Den Bagoes

Satu detik waktu ke depan, adalah sebuah angan... Satu detik waktu berjalan, meraih sebuah kenyataan.... Satu detik waktu kebelakang, tinggalah sebuah kenangan.... Manfaatkanlah waktumu...

Posted on 5 November 2009, in Hukum & Kriminal and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: