Ah hanya mukul pake ember kok rame sih…


Abrit, 39, jelas terlibat perkara kriminal dan layak dituntut. Tapi kenapa tak ditahan? Takut jadi rame macam kasus Bibit-Candra, atau karena kelasnya Abrit tak mungkin bikin koprensi pers ke mana-mana? Bukan itu, soalnya Pak Guru ini kasusnya hanya ngepruk kepala bini pakai ember plastik, blukkkk!

Tak ada hubungannya memang, antara ember dan mulut ember. Ember adalah perkakas rumahtangga yang suka dikredit kaum ibu, sedangkan mulut ember adalah perilaku orang yang suka buka rahasia ke mana-mana. Tapi ketika seorang istri suka ngomongin rahasia suami ke pelbagai penjuru, dan kemudian kemarahan suami diwujudkan dengan keprukan ember ke kepala, rasanya itu wajar-wajar saja.

Ini pula yang  dialami Ny. Pujiati, 36. warga Kelurahan Sidoreja Kecamatan Kota, Tuban (Jatim). Dia dikepruk ember oleh suaminya, blukkkkk……sampai kepalanya memar. Begitu kerasnya keprukan itu ke kepala, sehinggaq ember plastik warna merah itu pecah. Tak diketahui jelas, sudah lunas apa belum bolehnya nyicil ember itu pada tukang kredit keliling.

Kesadisan Abrit pada istri tercinta, sungguh merupakan kecelakaan sejarah pada rumah tangganya. Sebab selama ini rumahtangga mereka adem ayem saja, tak pernah ada masalah. Abrit sebagai guru SD sangat tekun akan profesinya. Pulang mengajar ya langsung pulang, tidak belok sana belok sini. Tiba di rumah menyelesaikan tugas anak-anak dan membuat rencana pelajaran untuk besuk paginya. Begitulah rutinitas Pak Guru Abrit setiap hari.

Akan tetapi sejak Abrit pakai HP yang ada kameranya, dada Ny. Pujiati suka terusik dibuatnya. Beberapa kali mendapatkan foto-foto aneh dalam HP suaminya. Jika sekadar gambar porno, atau Maria Ozawa telanjang, itu masih dimaklumi, karena Abrit suaminya memang masih lelaki normal. Tapi sekali waktu, dia menemukan foto wanita pribumi dengan penampilan yang begitu anggun. Pakai jilbab, bajunya motif kotak-kotak, pakai celana panjang putih. Siapakah gerangan dia?

Hari-hari terus berlalu. Dua minggu kemudian Pujiati kembali melihat HP suaminya, eh gambar wanita jilbab baju kotak-kotak itu masih ada. Sebagai istri yang tak mau dituduh suka mau tahu urusan suami, dia hanya mengingatkan pada Abrit, agar hati-hati berkomunikasi dengan wanita lain, sebab sekarang banyak setan lewat. Ternyata Abrit tersinggung. “Ngomong aja waton mangap, apa aku ora ngerti duga prayoga (jangan asal ngomong, aku juga tahu mana yang baik dan tidak),” kata Abrit ketus.

Seumur-umur, baru kali ini Pujiati kena semprot suami. Dikait-kaitkan dengan gambar wanita berjilbab dengan baju kotak-kotak dalam HP, istri Abrit menduga keras bahwa perempuan itu musti mitra strategis dan romantis suaminya. Dia pun lalu curhat pada teman-teman bahwa suami mulai selingkuh. Nah karena cerita itu kemudian beredar ke mana-mana, akhirnya terbentuklah opini bahwa Pak Guru Abrit punya WIL wanita berjilbab pakai baju kotak-kotak.

Abrit marah betul ketika tahu foto wanita berbaju kotak-kotak dalam HP-nya dikriminalisasi sedemikian rupa. Langsung saja dia tahu sumbernya. Tapi istrinya mengelak ketika dituduh menyebarluaskan kabar bohong. Saking emosinya, ember plastik diambil dan dikeprukkan ke kepala istrinya, blukkkkkk….! Dengan kepala memar Pujiati mengadu ke Polres Tuban, dan Abrit diperiksa dalam kasus KDRT. “Mas Bibit, eh Abrit….., sampeyan nggak kami tahan, tapi jangan konprensi pers ke mana-mana ya,” begitu kira-kira pesan polisi.

Ya deh, kan hanya kepruk istri pakai ember sak blukkan saja.

*Postkota

About Den Bagoes

Satu detik waktu ke depan, adalah sebuah angan... Satu detik waktu berjalan, meraih sebuah kenyataan.... Satu detik waktu kebelakang, tinggalah sebuah kenangan.... Manfaatkanlah waktumu...

Posted on 3 November 2009, in Hukum & Kriminal and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: