Gila..!! 10 pemain sepakbola diculik terus dibunuh…


culikPihak Venezuela hari Minggu atau Senin (26/10) WIB mengumumkan, sedikitnya 10 anggota sebuah tim sepak bola amatir Kolombia ditemukan tewas setelah diculik di wilayah perbatasan.

Kasus tersebut makin memperburuk hubungan antara kedua negara bertetangga di Amerika Selatan itu. Presiden Venezuela, Hugo Chavez, justru memanaskan situasi dengan menyebut menteri pertahanan Kolombia mengalami “kelainan mental”.

Cararas memutuskan hubungan kedua negara dan mengurangi aktivitas perdanganan pada awal tahun ini karena Kolombia memperbolehkan AS mendirikan pangkalan militer. Bogota merupakan salah satu sekutu utama AS di kawasan itu.

“Para pemain sepak bola Kolombia, yang diculik pada 11 Oktober, ditemukan dengan luka tembakan di negara bagian Tachira,” kata Wakli Presiden Venezuela, Ramon Carrizales.

“Satu dari 12 pria yang diculik itu selamat, sedangkan satu lainya masih hilang,” kata pihak berwenang Venezuela.

Penculikan dan kontak senjata sering terjadi di perbatasan kedua negara, di mana gerilyawan Kolombia, milisi, dan gerombolan penjahat beroperasi.
Carrizalez mengatakan, kematian para pemain sepak bola itu berhubungan dengan konflik internal Kolombia. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut.

Dalam acara di televisi, Hugo Chavez menyatakan tersinggung dengan komentar menteri pertahanan Kolombia, Gabriel Silva, bahwa sebagian besar penerbangan ilegal memuat narkoba Kolombia ke Amerika Tengah dan Amerika Serikat kini bertolak dari Venezuela.

Pemerintahan Chavez cepat tersinggung atas tuduhan bahwa pihaknya tidak cukup berupaya untuk mengatasi masalah obat terlarang di Venezuela yang telah menjadi salah satu rute perdagangan barang haram itu.

“Pasti orang sakit mental,” kata Chavez dalam sebuah acara televisi, Minggu.

“Tapi tidak, tidak, ia tahu apa yang sedang ia lakukan. Ia mengikuti instruksi ’penguasa’, karena bukan orang Kolombia yang mengendalikan Kolombia, tapi kerajaan Yankee (AS),” katanya.

Chavez mengatakan, Venezuela adalah korban kepentingan AS dan produsen narkoba Kolombia. “Militer AS dan bantuan lainnya hanya akan menambah masalah di negara produsen kokain terbesar di dunia itu,” kata Chavez.

*Kompas

About Den Bagoes

Satu detik waktu ke depan, adalah sebuah angan... Satu detik waktu berjalan, meraih sebuah kenyataan.... Satu detik waktu kebelakang, tinggalah sebuah kenangan.... Manfaatkanlah waktumu...

Posted on 26 Oktober 2009, in Berita Dunia, Olah Raga and tagged , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Lingkungan di Amerika Selatan memang tergolong mengerikan. Tidak terkecuali untuk pemain sepakbola.. Sudah banyak kita dengar berita penculikan keluarga pemain bintang asal Brazil..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: