Hah..!! Dekat rumah Walikota Tangerang ditemuakan peluru berserakan…


Sebanyak 108 amunisi atau butiran peluru ditemukan tercecer di tanah kosong di bawah timbunan daun pisang yang sudah layu di Gang Madrasah, RT 03/01, KelurahanPanungganganUtara, Kecamatan Pinang Kota, Tangerang. Lokasinya persis tak jauh dari rumah WalikotaTangerang, Wahidin Halim.

Ratusan amunisi yang diduga masih aktif itu ditemukan dua orang warga bernama Rame, 60 dan Inang, 41 di sebuah tanah kosong yang diketahui milik seorang warga bernama H Musa.

Sebelum dilakukan evakuasi polisi, temuan aminusi itu juga sempat menjadi tontonan warga sekitar.

KepalaPolisiSektorCipondoh, AjunKomisarisSukarna dikonfirmasi wartawan membenarkan penemuan ratusan butiran peluru tersebut. "Pada saat saksi sedang membersihkan pelepah daun pisang, saksi menemukan amunisi peluru kaliber 84 MM dan peluru kaliber 55,6 MM," ungkap Sukarna, Senin, 5 Oktober 2009.

Penemuan itu, terang Sukarna bermula saat Rame dan Inang sedang sibuk membersihkan daun pisang di ladang milik H.Musa tersebut.

Saat itulah, tanpa sengaja kaki Inang menginjak butiran peluru yang tersembunyi di bawah timbunan daun pisang yang sudah layu. Setelah mengetahui yang terinjak itu adalah peluru, saat itu juga keduanya langsung melapor ke ketua RT setempat.
Oleh Ketua RT laporan itupun kemudian diteruskan ke MapolsekCipondoh, Kota Tangerang. Petugas yang tiba di lokasi kemudian segera melakukan pemeriksaan.

Adapun total jumlah amunisi yang ditemukan, sambung Sukarna, sebanyak 108 butir. Peluru diperkirakan masih aktif dan dalam keadaan berkarat.

Saat ini, pihaknya masih memintai tiga orang saksi yakni Rame, Inang dan KetuaRT. "Ketiganya masih kami mintai keterangan seputar penemuan butiran peluru yang kondisinya masih aktif ini," pungkas Sukarna.

*Vivanews

About Den Bagoes

Satu detik waktu ke depan, adalah sebuah angan... Satu detik waktu berjalan, meraih sebuah kenyataan.... Satu detik waktu kebelakang, tinggalah sebuah kenangan.... Manfaatkanlah waktumu...

Posted on 5 Oktober 2009, in Berita Lokal. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: