Roy Suryo : Bahkan SMS pun bisa dijadikan detonator BOM…


Roy SuryoUntuk mengungkap pelaku peledakan bom Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, aparat diharapkan mencermati secara saksama rekaman kamera pengawas (CCTV) hotel. Juga melakukan pengembangan terhadap informasi dari masyarakat.

“Rekaman CCTV sangat penting. Tapi diharapkan info dari masyarakat seperti sopir taksi, tukang ojek, dan yang terkait lainnya sebelum peristiwa terjadi, dikembangkan. Bisa saja sebelum beraksi pelaku melakukan pembicaraan dengan anggota masyarakat, dan menyampaikan pesan-pesan terakhir,” kata konsultan multimedia Roy Suryo, di Jakarta, Minggu (19/7).

Ia juga mengharapkan agar rekaman CCTV diselamatkan dari upaya penghilangan paksa atau kehilangan secara tidak sengaja karena sedemikian pentingnya rekaman tersebut. “Dari CCTV bisa terungkap informasi tentang ciri-ciri pelaku, dan hal-hal lainnya,” kata Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi DPP Partai Demokrat ini.

Menyangkut tidak terdeteksinya perakitan bom, ia mengatakan, dipastikan bahan bom dibawa sedikit demi sedikit ke hotel sehingga tidak terdeteksi metal detektor. “Pelaku membutuhkan waktu tiga hari untuk merakit bom. Bahan-bahan untuk bom kemungkinan dimasukkan ke dalam tas laptop, sebagian dibawa bersama dengan bahan lain,” katanya.

Menyangkut pemicunya, kata Roy, bisa dilakukan dengan menggunakan HP karena dapat difungsikan menjadi detonator. “Ini sudah umum HP digunakan sebagai pemicu ledakan. Caranya, bisa langsung dengan menelpon dari jarak jauh atau dengan SMS. Ini juga bisa dilakukan dengan jam weker,” katanya.

Ditanya kemungkinan melacak pelaku dengan teknologi informasi (internet), ia mengatakan pesimistis. Sebab, jaringan pelaku yang sangat profesional, sedikit menggunakan jaringan internet sehingga sulit terendus. Dia juga menyatakan susahnya melacak email dan alamat yang digunakan pelaku. “Identitas yang ditulis di email belum tentu identitas asli yang bersangkutan,” katanya.

Mengenai dari kelompok mana pelaku kali ini, Roy Suryo menolak berkomentar. “Biarlah aparat yang mengungkapkannya,” kata dia.

About Den Bagoes

Satu detik waktu ke depan, adalah sebuah angan... Satu detik waktu berjalan, meraih sebuah kenyataan.... Satu detik waktu kebelakang, tinggalah sebuah kenangan.... Manfaatkanlah waktumu...

Posted on 19 Juli 2009, in Berita Lokal, Politik, Selebriti and tagged , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Siapapun tidak usah saling salah menyalahkan mengenai bom yang terjadi di Indonesia, lebih baik kita introspeksi diri mengapa hal ini terus menerus terjadi, belajarlah kepada tetangga kita Malaisia yang tidak pernah ada teror bom, kenapa ?.. karen Malaisia adalah negara yang sangat mengutamakan kepentingan dalam negerinya dari pada kepentingan negara lain, sebaliknya Indonesia sangat penuh dengan kepentingan Asing khususnya USA yang di utamakan sehingga bom masih akan terus meledak di negeri ini

  2. Pihak berwajib harus makin pintar menyikapi kemajuan teknologi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: