Gara-gara menjitak kepala temannya, digelandang masuk bui…, Kok bisa?


Kuasa hukum terdakwa seorang anak di bawah umur menyatakan tuntutan penjara dan denda Rp 10 juta oleh Jaksa Penuntut Pengadilan Negeri (PN) Makassar tidak berdasarkan perspektif perlindungan Hak Anak.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) PN Makassar, Muh Djalil telah mengancam penjara enam bulan dan denda sebesar Rp 10 juta kepada NS (14) yang diduga telah menjitak kepala RS (7), pada gelar sidang yang kelima, di Makassar, Senin (15/6).

“Tuntutan jaksa tidak sesuai perspektif hak anak yang masih punya harapan yang lebih baik,” Kata Kuasa Hukum NS, Aswandi Andi Mas

Pengacara dari LBH Makassar ini menuturkan, JPU telah membacakan tuntutan yang tidak melindungi hak-hak anak sesuai konvensi, malah tuntutan tersebut akan membuat masa depan NS suram dan kondisi mental dan psikologisnya terganggu.

“Apalagi jika ia dipenjara. Pengaruh rumah tahanan yang kebanyakan diisi orang-orang dewasa akan mempengaruhi mentalnya kelak,” ujar Aswandi.

NS dihadapkan dengan hukum karena saat bermain dengan RS, pada 2 April lalu, NS diduga telah menjitak bekas luka di kepala RS, sehingga mengucurkan darah.

Kejadian ini membuat orang tua dan keluarga RS tidak terima dan melaporkannya ke polisi lalu diteruskan ke PN Makassar.

Menurut Suryani, ibu dari anak terdakwa ini, sebelum anaknya dipidanakan, paman RS, Syamsuddin menciduk NS dari rumahnya lalu dicaci-maki.  “Waktu itu pamannya juga marah terus menyeret anak saya ke rumahnya. Di sana dia dipukul dan dicaci-maki,” kata Suryani.

Sebenarnya tindakan NS, kata Aswandi, belum bisa diperadilankan. Seharusnya dia dibina karena anak adalah tanggung-jawab negara.

“Sebenarnya belum bisa, jika dianggap masih bisa ditoleransikan. Seharusnya dibina saja, kan ada lembaga pembinaan anak. Karena anak adalah tanggung-jawab negara,” ucapnya.

Sumber : Kompas

About Den Bagoes

Satu detik waktu ke depan, adalah sebuah angan... Satu detik waktu berjalan, meraih sebuah kenyataan.... Satu detik waktu kebelakang, tinggalah sebuah kenangan.... Manfaatkanlah waktumu...

Posted on 16 Juni 2009, in Berita Lokal, Hukum & Kriminal and tagged . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Iya tu lebih baik dibina saja 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: